Postingan

Preambule

Ada perasaan rindu mendalam yang kurasakan dengan rutinitasku sejak SMP dulu, yang beberapa tahun ini mulai kutinggalkan. Dulu, rutinitas mingguanku adalah menulis di blog, lalu klik publikasi, dan mempromosikannya ke sesama rekan blogger. Belakangan aku baru sadar kayaknya sensasi healing itu selalu muncul sehabis melakukan aktivitasku.  Dewasa ini, sebenarnya bukan tidak menulis. Aku menulis paper, menulis laporan, menulis juga kehidupan keseharianku, namun di tempat yang lebih privat seperti buku diari. Tapi ada sensasi berbeda ketika aku menuliskan dan menekan tombol publikasi, lalu aku membiarkan tulisanku dibaca orang lain. apa ya, rasanya seperti membuang sampah yang selama ini menumpuk di pikiranku. Semacam itu. Buat orang yang pikirannya sepertinya tidak pernah diam, sepertinya rutinitas seperti ini jauh lebih berharga daripada aktivitas lainnya. Nah, tapi aku sebelum ini masih berpikir panjang lagi untuk membuat semacam jurnal tulisan ini. Pertama, aku sudah dewasa, sudah...